Kategori: Wejangan Grafis

Ah, kadang hati ini gelisah sendiri. Aku mereka anggap sok suci hanya karena aku selalu duduk bangku terdepan saat ujian. Tak mau ditanyai oleh teman-temanku yang kebanyakan mencari jawab dari kawan di kiri kanan. Itu sedikit gusar yang dirasa oleh Nikmah. Ia hanya ingin jujur sebab ia tahu ada Allah SWT. yang senantiasa melihat dan malaikat yang senantiasa siap mencatat amal-amalnya.

Ada juga kisah Lukman yang menjadi heran dengan keadaan sekitarnya. Kenapa ia dilirik dengan pandangan yang aneh dari sekelilingnya hanya karena ia menolak berjabat tangan dengan perempuan? Ia sering ditegur teman-temannya,”Kok gitu sih, Man, salaman kan menggugurkan dosa?” Ah, apa masih sebatas itu ya pemahaman mereka terhadap bersalaman? Yang justru akan mendatangkan murka-Nya ketika diulurkan pada seseorang yang tidak dihalalkan untuk disentuh bagi kita.

Sahabat, begitulah gambaran Islam sekarang ini. Telah banyak hadits yang mengatakan bahwa akan datang sebuah masa yang umat Islam akan menjadi asing di antara banyak manusia.  Dan betapa sekarang taat kita pada perintah Allah SWT. telah menjadi asing di mata manusia. Ketika banyak orang yang sekarang menyerukan jihad, jatuhlah gelar teroris pada kita. Ketika hendak minum justru bingung mencari tempat untuk duduk, label ribet disematkan pada kita. Padahal kita hanya ingin menjalankan sunnah Rasulullah SAW. –duduk saat makan atau minum.

Asing?

“Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka beruntunglah orang-orang yang asing.” (HR Muslim).

Makna asing di sini tidak selalu disematkan pada orang yang berpenampilan berbeda di tengah masyarakat. Yang dimaksud asing adalah asing dari kebiasaan dan budaya masyarakat yang perlahan mulai menjauh dan melupakan diri dari ajaran Islam. Tegaknya Islam di muka bumi dianggap sebagai sesuatu yang aneh, bahkan berbahaya. Ketika ajaran Islam ditegakkan di zaman sekarang, tidak sedikit orang yang mengingkari ajarannya. Naudzubillahi min dzalik.

Dalam sebuah riwayat, dijelaskan bahwa orang asing adalah orang-orang yang berbuat kebajikan ketika manusia lain berbuat kerusakan. Sementara dalam riwayat lainnya menyebut “orang-orang shalih di antara banyaknya orang-orang yang buruk, orang yang menyelisihi mereka lebih banyak dari yang menaati mereka”.

Lalu, siapakah mereka itu? Mereka adalah segolongan manusia yang menghidupkan sunnah Rasulullah SAW. ketika banyak golongan manusia lain yang meninggalkan dan mengingkarinya. Mereka dipandang asing sebab mengamalkan hal-hal yang tidak lazim dilakukan oleh kalangan umum, yang belum dikenal, hingga dianggap menyelisihi adat dan kebiasaan masyarakat.

Hal yang paling umum dijumpai sekarang ini adalah pacaran. Sudah jelas bukan, bahwa pacaran tidak pernah diajarkan dalam Islam? Namun, berapa banyak Muslim yang sekarang ini berpacaran? Alasannya, sayang kalau masa muda tidak digunakan untuk bersenang-senang. Ada juga yang berpendapat gimana mau kenal kalau tidak pacaran? Nah lho.

يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالقَابِضِ عَلَى الجَمْرِ

“Akan datang kepada manusia masa (ketika) orang yang bersabar menjalankan agamanya di antara mereka seperti memegang bara api.” (HR. Tirmidzi).

Semoga tulisan ini bisa menjadi pengingat bagi kita. Bahwa saat ini kita hidup di akhir zaman. Masa di mana manusia semakin menjauh dan enggan mendekati kebenaran sebab besarnya kecintaan pada dunia. Masa di mana banyak tontonan dijadikan tuntunan dan kebiasaan dijadikan pembenaran. Masya Allah, semoga Allah SWT. senantiasa melindungi kita dari hal-hal yang demikian. Jangan takut lagi menjadi asing, jika keterasingan kita ini membuat kita dikenal dan diingat-Nya. Aamiin, insya Allah.

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration