Kategori: Wejangan Grafis

Seoranglaki-laki telah datang kepada Rasulullahshalallahu ‘Alaihi Wassalam danberkata,”Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak aku hormati denganbaik?” Beliau bersabda,”Ibumu.” Laki-laki itu bertanya lagi,”Kemudian siapa?” Beliau menjawab,”Ibumu.” Laki-laki itu kembali bertanya,”Kemudian siapa?” Beliau menjawab,”Ibumu.” Laki-laki itu bertanya kembali,”Kemudian siapa?”Beliau menjawab,”Ayahmu.”

Ibu, tiga kali engkau disebut Rasulullah SAW. sebagaiorang yang patut dihormati oleh anak-anaknya. Sungguh begitu terhormat posisimu….

Lalu, mengapa Islam sangatmengutamakan berbuat baik kepada ibu dibanding ayah? Ada dua alasan mengapaIslam sangat mengutamakan berbuat baik kepada ibu, yaitu, pertama, sesungguhnya perhatianseorang ibu kepada anak dengan cara mengandung, melahirkan, dan menyusuianak-anaknya, serta bertanggung jawab atas segala urusan dan pendidikananak-anaknya lebih banyak dibandingkan ayah.

…ibunya telahmengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalamdua tahun…(Luqman: 14)

Kedua, sesungguhnya seorang ibudengan perasaan, kecintaan dan kasih sayangnya yang menggunung adalah lebihbanyak pemeliharaan dan perhatiannya pada anak-anaknya dibandingkan ayah.

Namun, bukan berarti kita hanyapatuh dan hormat kepada sosok dari seorang ibu saja. Kita tentu tidak bolehmelupakan sosok dari seorang ayah yang juga mempunyai jasa yang besar terhadapanak-anaknya. Karena dari sosok ayah inilah apa saja yang kita butuhkan akandapat terpenuhi dengan peluh keringat yang dicucurkan dari seorang ayah kuatdan selalu rela berbuat apapun yang terbaik untuk kebahagiaan keluarganya.Karena seperti yang telah difirmankan oleh Allah Ta’ala dalam beberapa ayatsuci al-quran bahwa :

DanKami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu- bapaknya…(AlAnkabut:8)

DanKami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya;ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, danmenyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibubapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (Luqman : 14)

 Dari kedua firman Allah ta’aladiatas maka sudah jelaslah bahwa kita sebagai anak harus tetap berbakti kepadaibu dan bapak kita. Tidak hanya kepada salah satunya saja. Namun memang kitaharus lebih berhati-hati dengan ibu kita dalam hal perkataan, perbuatan, maupunhal lain yang barangkali hal itu dapat menyebabkan hati ibu kita menjaditersakiti oleh lisan dan tangan kita sebagai anaknya. Karena sedikit saja kitamenyinggung perasaan ibu dan ayah kita, maka itu sudah dikatakan sebagai  perbuatan durhaka kepada orangtua. Walaupunkita hanya berkata “ah” saja yang hanya terdiri dari dua huruf namun ternyatadengan duaa huruf itu telah memasukkan kita kedalam golongan orang-orang yangAllah murkai. Sama halnya dengan apa yang telah Allah firmankan dalam al-quransurat Al Israa’ ayat 23.

Jikasalah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalampemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanyaperkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka…

 Allah sangat melarang kita untukberbuat yang demikian itu. Dan Allah telah memberi kita berita tentangbagaimana caranya agar kita dapat termasuk golongan orang-orang yang diridhoioleh Allah melalui kedua orangtua kita.

Pertama, berbuat baik kepada keduanya denganmengucapakan perkataan yang mulia.

Allah ta’ala berfirman :

….danucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (Al Israa’ : 23)

Kedua,merendahlah dihadapa keduanya dengan penuh kasih sayang.

Allahta’ala telah berfirman dalam QS. Al Israa’ ayat 24

Danrendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan….

Ketiga, berdoalah kepada Allah untuk kebaikan keduanya.

….dan ucapkanlah: “WahaiTuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidikaku waktu kecil”. {Al Israa’ : 24}

Haltersebut sudah selayaknya kita lakukan terhadap orangtua kita, baik saat kitaberada dekat dengan mereka maupaun saat kita berada jauh dari penglihatankeduanya. Karena, ridho Allah terletak pada ridho kedua orangtua. Danpepatahpun telah berujar bahwa “Surga itu berada dibawah telapak kaki ibu”.

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration