Kategori: Wejangan Grafis

Berbicara kebaikan yang penuh hikmah adalah berlian, sedangkan diam adalah emas apabila diamnya dari tidak membicarakan orang lain, membicarakan hal yang sia-sia, maupun maksiat. Betapa berbicara memiliki banyak bahaya hingga Rasulullah Muhammad saw bersabda yang artinya,

“Maukah kuberitahukan kepadamu tentang kunci semua perkara itu?” Jawabku: “Iya, wahai Rasulullah.” Maka beliau memegang lidahnya dan bersabda, “Jagalah ini”. Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kami dituntut (disiksa) karena apa yang kami katakan?” Maka beliau bersabda, “Celaka engkau. Adakah yang menjadikan orang menyungkurkan mukanya (atau ada yang meriwayatkan batang hidungnya) di dalam neraka selain ucapan lisan mereka?” (HR. Tirmidzi no. 2616).

Membicarakan kelemahan orang lain meskipun benar adalah ghibah, membicarakan orang lain yang bukan fakta itulah fitnah. Maka berhati-hatilah dengan lisan. Karena cengkeramannya bisa melukai perasaan, karena gigitannya bisa menghujam ke dasar hati.

Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik dan jika tidak maka diamlah.” (HR. Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 47).

Bersihnya kata berasal dari hati yang jernih. Jernihnya hati karena selalu bergerak dalam aliran Allah. Berbicaralah selalu dengan dasar yang benar. Jangan berbicara tanpa dasar. Perasaan mudah berprasangka. Karena perasaan tanpa dasar yang benar tidak bisa kita percaya.  Bila yakin itu baik maka katakanlah, bila ragu maka diam adalah pilihan terbaik. Semoga kita selalu terhindar dari perkataan yang buruk.

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration