Kategori: Wejangan Grafis

Begitu dosen keluar atau jarum jam sudah menunjuk angka 12, Raihan segera lari ke luar kelas. Tak ada tujuan selain kantin. Perutnya sudah melilit sebab sedari pagi dia juga tidak sarapan.

Nah, pernah mengalami hal serupa dengan Raihan,kan? Paginya belum sarapan, jam kuliah atau kerja penuh, dan baru bisa makan saat jam istirahat siang tiba. Walhasil, begitu melihat makanan malah jadi lapar mata. Mengambil banyak makanan, setelah makan malah tidak dihabiskan. Hm, manusia memang memliki nafsu makan. Akan tetapi, harus pandai-pandai kita kendalikan. Makan dan minumlah secukupnya, seperti yang Rasulullah SAW ajarkan kepada kita. Pengin tahukan bagaimana sih cara Rasulullah mengatur pola makan dan minumnya?

Rasulullah SAW hanya makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Porsinya sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum, dan sepertiga sisanya untuk udara. Jika kita makan terlalu banyak, porsi untuk udara dan minum akan berkurang. Bisa jadi, karena terlalu banyak makan kita malah jadi malas beraktivitas dan mengantuk di kelas.

Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Begitu lengkapnya ajaran dien kita, sehingga hal terkecil pun diperhatikan. Nah, sudah menerapkan adab makan dan minum ala idola kita, Rasulullah SAW, kan?

Sebagai seorang muslim sudah sepantasnya kita mengikuti petunjuk Nabi kita dalam berrbagai hal, tak terkecuali makan. Berikut ini beberapa adab dalam makan :

1. Mengucap basmalah sebelum makan dan hamdalah sesudah makan

Dari Aisyah r.a., dia berkata, “Rasulullah SAW.bersabda, ‘Apabila salah seorang kamu makan, maka sebutlah nama Allah, jika ia lupa menyebut nama Allah di awal makannya maka hendaklah mengucapkan dengan menyebut nama Allah pada akhirnya.’” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

2. Makan dan minumlah menggunakan tangan kanan

Dari Umar Ibn Salamah r.a., dia berkata: “Rasulullah saw. bersabda kepada saya,’Sebutlah nama Allah dan makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari yang terdekat denganmu.(HR.Bukhori Muslim)

3. Tenanglah, jangan terburu-buru

Sebab segala hal yang tergesa-gesa itu berasal dari setan. Selain itu mencegah tersedak saat makan/minum.

4. Mengurangi pembicaraan

Aapalagi tertawa ketika sedang makan dan minum.

5. Tidak meniup makanan atau minuman yang masih panas

Sebaiknya menunggu makanan atau minuman sampai dingin atau layak dimakan atau minum. Dari Ibn ‘Abbas r.a. bahwa Nabi melarang bernafas dalam bejana atau meniup dalamnya.” (HR.Tirmidzi). Mahabesar Allah, ketika sekarang dilakukan penelitian, dampak meniup makanan adalah bercampurnya makanan dan minuman dengan gas karbondioksida yang kita hembuskan. dan dimungkinkan terjadinya infeksi penyakit akibat adanya reaksi di dalam tubuh antara makanan/minuman dengan gas karbon tadi. Wallahu ‘alam bishshowab.

6. Jangan mencela makanan dan minuman

Makan dan minumlah jika suka dan tinggalkan apabila tidak suka. Dari Abu Hurairah r.a., dia berkata, “Rasulullah saw. Tidak pernah mencela sama sekali, apabila beliau memakannya dan apabila beliau tidak suka terhadapnya beliau meninggalkannya. “ (HR.Bukhori Muslim)

Nah, itu sedikit tentang cuplikan adab makan, semoga dapat kita amalkan.

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration