Kategori: Wejangan Grafis

Ketika mata kita sakit, tak urung semua anggota badan ikut merasakannya. Sang bibir tak henti-hentinya meringis menahan nyeri, kulit terasa menghangat, kepala tak luput dari pusing menyerangnya. Sebuah kekompakkan tersendiri yang ditunjukkan oleh jasad manusia terhadap setiap kesakitan yang menimpa salah satu bagian tubuhnya.

Perumpamaan seorang muslim dengan muslim yang lain sebagaimana digambarkan Rasulullah SAW. adalah bagaikan satu tubuh. Hadits Rasulullah SAW. yang diriwayatkan oleh Nu’man bin Basyir berbunyi,”Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal kasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam.” (HR. Muslim).

Subhanallah, betapa luar biasanya persaudaraan atas dasar iman yang Islam tawarkan kepada kita. Semua muslim adalah saudara, meskipun tak ada ikatan darah yang melingkupinya. Yang ada hanyalah persaudaraan atas nama iman dengan satu tujuan yakni tegaknya dien Islam di bumi ini. Ridho Allah-lah yang menjadi tujuannya.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah bersaudara.” (Al Hujurat: 10)

Di sekeliling Arsy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya yang ditempati oleh suatu kaum yang berpakaian dan berwajah (cemerlang) pula. Mereka bukanlah para nabi atau syuhada, tetapi nabi dan syuhada merasa iri terhadap mereka.” Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepada kami tentang mereka.” Beliau menjawab, ”Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai, bersahabat, dan saling mengunjungi karena Allah. (HR Nasa’i dari Abu Hurairah Radiallahu ‘anhu)

Ukhuwah adalah ikatan jiwa yang melahirkan kasih sayang, cinta, serta penghormatan yang mendalam kepada setiap orang dan setiap muslim. Karena Islam, iman, dan takwa kepada Allah sematalah, hati-hati setiap muslim akhirnya saling terpaut.

Dan Dia (Allah) yang mempersatukan hati-hati mereka (kaum mukminin), seandainya kamu membelanjakan dunia dan seisinya, niscaya kamu tidak akan dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah lah yang mempersatukan hati-hati mereka.” (Al Anfal: 63)

Ukhuwah menjadi dasar bagi umat Islam dalam menegakkan syariat. Sebab bagaimanapun juga dakwah tidak bisa kita lakukan sendiri. Maka tak heran jika kemudian saat Rasulullah SAW. baru hijrah dari Makkah ke Madinah, beliau persaudarakan penduduk asli Madinah dengan muhajirin Makkah. Hal ini tak lain agar persaudaraan dapat ditanamkan di antara dua kaum yang akan menegakkan syariat Islam bersama-sama.

Dan begitulah ukhuwah islamiyah antara kita di sini dengan saudara-saudara muslim lain di belahan bumi mana pun. Kita dengan muslim di Pulau Sumatera adalah saudara, juga dengan muslim di Aceh, Papua, China, Thailand, Myanmar, Suriah, hingga Palestina. Maka jika mereka tertimpa kesulitan, kesusahan, dan segala rintangan dalam menegakkan panji-panji Islam, selayaknyalah kita yang di sini pun turut membantu meringankan. Jadilah kita seperti kedua belah tangan yang saling bergandengan. []

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration