Kategori: Wejangan Grafis
nabi

Pada 12 Rab’iul awwal Nabi Muhammad dilahirkan. Beliau adalah manusia mulia yang terlahir di dunia untuk menyempurnakan akhlak. Seseorang yang mencintai dan dicintai umatnya. Bagaimana bukti cinta Nabi Muhammad pada ummatnya?

Saat Nabi Muhammad saw di penghujung waktu hidupnya, dimana setiap manusia khawatir dengan bekal kematiannya, namun Muhammad saw justru mengkhawatirkan kita, umatnya. Beliau mohonkan keringanan rasa sakit sakaratul maut untuk kita. Satu bukti cintanya untuk kita. Tak akan habis kata jika bercerita tentang cinta untuk ummatnya.

Mengapa kita harus meneladani Rasulullah? Allah telah mewartakan bahwa Rasulullah adalah suri tauladan melalui firman-Nya dalam Q.S. Al Ahzab ayat 21 yang artinya “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”.  Ada pelajaran dari setiap sisi kehidupan Rasulullah yang sudah sepatutnya kita contoh. Mulai dari sifat sayangnya terhadap anak-anak, pemaaf, penyabar, hingga tawadhu’, dan masih banyak yang lain.

Rasulullah saw dahulu bersabda, “Demi Allah, salah seorang dari kalian tidak akan dianggap beriman hingga diriku lebih dia cintai dari pada orang tua, anaknya dan seluruh manusia.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Cinta pada Rasul pun menjadi bukti iman kita pada Allah. Karena keimanan adalah hal inti dalam agama, hingga seseorang diminta merealisasikan cintanya. Bahkan tidak cukup sekedar mencintai, namun mengedepankan cinta kita kepada Rasul (tentunya setelah cinta kepada Allah) atas cinta kita kepada orang tua, anak, dan seluruh manusia.
Allahumma shalli’alaa Muhammad. [SS]

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration