Kategori: Wejangan Grafis

Marhaban Yaa Ramadhan…

Telah tiba bulan suci bercurah berkah yang dinanti umat Muslim seluruh dunia. Ramadhan kembali menyapa. Inilah kesempatan bagi kita untuk meraih berkah pahala sebanyak-banyaknya. Maka dari itu, sudah seharusnya kita pasang target agar kualitas ibadah kita lebih baik dan lebih maksimal dari Ramadhan tahun kemarin.

   يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمْ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُو نَ

 “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang yang bertaqwa” (QS. Al-Baqarah: 183).

 Mari kita review apakah persiapan kita sudah sesuai dengan yang Rasulullah SAW. anjurkan.

  1. Rasulullah SAW.. membanyak puasa di bulan Sya’ban. Bulan Sya’ban telah lewat dan apakah kamu melewatkannya dengan memperbanyak puasa?
  2. Rasulullah SAW.. mengadakan ceramah-ceramah agama kepada para sahabatnya di akhir bulan Sya’ban dengan menghadirkan tema-tema terkait keutamaan dan kelebihan bulan Ramadhan seperti sabda baginda Rasulullah SAW.. dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Hurairah r.a.

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ الله عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ فِيْهِ يُفْتَحُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتَغُلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ، فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ, مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

 “Sesungguhnya telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, yaitu bulan yang diberkati, Allah mewajibkan kepada kalian puasa di dalamnya, di dalamnya terbuka pintu-pintu sorga dan tertutup pintu-pintu neraka Jahim dan di dalamnya dibelenggu para setan, di dalamnya terdapat malam yang lebih utama dari seribu bukan. Barangsiapa yang tidak diberikan kepadanya kebaikan selama bulan tersebut berarti telah tidak diberikan kepadanya segala bentuk kebaikan.” 

 Termasuk menyelenggarakan tarhib dan kajian mengenai persiapan Ramadhan. Dahulukan ilmu sebelum amal, agar kita tahu amalan apa yang seharusnya kita lakukan atau kita hindari karena akan mengurangi berkah Ramadhan.

3. Memberikan ucapan selamat atas kedatangan bulan Ramadhan yang diberkati. Ketika bulan Ramadhan datang, Rasulullah SAW.. mengucapkan selamat kepada para sahabat dengan ungkapan:

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ سَيِّدُ الشُّهُوْرِ فَمَرْحَبًا بِهِ وَأَهْلاً، جَاءَ شَهْرُ الصِّيَامِ  بِالْبَرَكَاتِ فَأَكْرِمْ بِهِ مِنْ زَائِرِ هُوَاتٍ.” (حديث رواية الطبراني)

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, pemimpin segala bulan, maka selamat datang kepadanya. Telah datang bulan puasa dengan membawa beragam keberkahan, maka alangkah mulianya tamu yang datang itu.”

 Mari kita sambut kedatangan bulan Ramadhan dengan penuh rasa syukur kepada Allah dan dengan kegembiraan. Hendaklah kita tanamkan tekad dan niat kita untuk memberbaiki diri, memperbaiki ibadah puasa kita agar lebih baik dari sebelumnya. Kita berusaha dan berdoa agar mampu melaksanakan ibadah puasa dengan sempurna. Yang tidak mampu melaksanakan puasa karena udzur dan halangan, ciptakan suasana menghidupkan spirit ikut melaksanakan ibadah puasa. Ada beberapa ajaran Rasulullah SAW. yang penting untuk kita teladani dalam menyambut bulan suci Ramadhan, yaitu:

Pertama: kita dituntut untuk mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW. dengan memperbanyak amal salih dan meninggalkan maksiat;

Kedua: Kita dituntut untuk mempererat tali silaturrahmi antar kita, baik dengan keluarga, handai taulan, sahabat tetangga kita;

Ketiga: Kita dituntut untuk memperbanyak sedekah dan membantu mereka yang memerlukan bantuan agar mereka juga dapat melaksanakan puasa dan menikmati kegembiraan bersama Ramadhan;

Keempat: Kita dianjurkan untuk meramaikan masjid-masjid dan musholla-muhsolla dengan berbagai ibadah seperti sholat tarawih berjamaan dan membaca al-Quran baik sendiri maupun kolektif.

Kelima: Kita dianjurkan untuk menghidupkan semangat persatuan dan kesatuan antar kita selama bulan Ramadhan. Rasa lapar kita adalah ajakan untuk bersolidaritas dengan sebagian saudara-saudara kita yang setiap saat dilanda kelaparan dan kesusahan hidup.

Kalau kedatangan pejabat saja kita merasa begitu bahagia dan bangga, serta memberikan persiapan yang benar-benar sempurna, apakah kita melakukan hal yang sama dengan Ramadhan? Tamu yang hanya datang sekali dalam setahun, sekalinya bertandang dibawanya berkah dan limpahan rahmah.

Diampuni segala dosa-dosa kita, dibukakan seluas-luasnya pintu pahala, ditutup segala pintu neraka dan tidak ada satu pun yang dibuka, dibuka semua pintu surga dan tidak ada satu pun yang ditutup-Nya. Subhanallah…. Dengan begitu banyak janjian akan ampunan dan rahmatnya, pantas kan kalau kita sambut tamu agung ini dengan suka cita? Tidak ada yang menjamin akan kita lewati Ramadhan secara penuh, tak ada jaminan pula kita bisa merasainya di Ramadhan tahun depan

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration