Sabtu-Ahad, 17-18 Desember 2016, JN UKMI UNS kembali menghelat Gerakan Shubuh Jamaah Nasional (GSJN) ke-15. Agenda syi’ar bulanan ini diselenggarakan serentak di masjid-masjid kampus di Indonesia.

Bertempat di Masjid Nurul Huda UNS, GSJN dilaksanakan dengan konsep seminar bekerja sama dengan Indonesian Coaching Business (ICB).

Masih hangat semangat juang muslim Indonesia pada aksi 212 yang lalu, GSJN ke-15 mengangkat tema nasional yaitu “Cinta dan Iman Kami Terbeli”. Ustadz Suhari Abu Fatih dari Mudir Ma’had Abu Fatih Klaten, selaku pembicara mengingatkan 70 peserta di Ruang Seminar NHIC pada malam hari itu bahwa umat muslim Indonesia layak menjadi pemimpin di negeri ini.

Ustadz Suhari mengajak peserta untuk merefleksikan aksi 212. Di mana atas izin Allah, setidaknya 7 juta umat muslim dikumpulkan untuk membela ayat-Nya yang dilecehkan. Aksi bisa berlangsung dengan damai karena yang menyatukan kita bukanlah ras dan golongan, melainkan keimanan dan Al-Qur’an dalam hati kita.

Jika kita menilik lebih dalam kasus Penistaan Agama oleh Basuki Thahaja, maka pemuda lah yang paling berperan nantinya. Sayangnya, peran pemuda yang diharapkan itu belum terwujud hingga kini. “Peran pemuda masih mandul, kekayaan kita melimpah namun tidak dikembangkan dengan baik. Maka bangkitlah para pemuda!”, ujar beliau di akhir sesinya.

Setelah qiyamul lail dan sholat subuh, para peserta disuguhi taujih oleh Ustadz Syafi’ul Anam dari Ma’had Tanwirul Fikr. Beliau menyampaikan bahwa cinta akan menuntut pengorbanan. Keimanan dan cinta kita pada Islam akan melahirkan spirit yang luar biasa. Beliau menyampaikan bahwa pada aksi 212 lalu, jutaan umat Islam telah membuktikannya. Banyak hikmah yang dapat kita petik dari peristiwa tersebut, salah satunya adalah menambah semangat, cinta dan keyakinan kita pada agama ini.[]

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration