mjn

SOLO – Majelis Jejak Nabi (MJN) digelar di Masjid Nurul Huda UNS pagi ini (4/12). Menghadirkan Ustadz Dwi Budiyanto dan Ustadz Salim A. Fillah sebagai pemateri, berhasil menarik sekitar 700 jamaah dari mahasiswa maupun masyarakat umum sekitar kampus.

“Ada 4 cara berpikir sebagai muslim yaitu learning, leading, serving, dan inspiring.”, terang Ustadz Dwi Budiyanto yang merupakan Penulis Buku Prophetic Learning dalam sesi pertama. Sebagai muslim, sudah menjadi tanggung jawab setiap diri kita untuk belajar memimpin, kemudian menjalankan tugas dengan melayani sepenuh hati dan menjadi inspirasi bagi orang-orang di sekitarnya.

MJN yang sekaligus merupakan Grand Opening Nurul Huda Book Fair 2016 juga diharapkan mampu menyampaikan hikmah dari kisah para nabi. Pelajaran dari Nabi Adam ‘alaihissalam hingga berganti ribuan tahun menuju Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam tentu begitu banyak. Rangkuman pelajaran yang berharga sekian lama itu dikisahkan menarik oleh Ustadz Salim dalam sesi terakhir.

Ustadz Salim mengatakan, “Semakin orang berilmu, semakin berilmu perkataan yang diucapkan, maka semakin besar ujiannya dibanding orang yang diuji. Dan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam merupakan lelaki yang penuh ujian dan beliau berhasil melewatinya dengan sempurna.”

Sebelum ditutup, donasi Palestina diedarkan kepada jamaah MJN yang hadir. Hasil donasi tersebut mencapai Rp 4.933.600,00 dan akan disalurkan untuk Palestina melalui FSLDK Indonesia dan KNRP. [Warta Jn Ukmi]

donasi

 

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration