WhatsApp-Image-20160530

Masjid memiliki peran penting dalam Islam, terutama sebagai sarana pembinaan umat. Bahkan saat Rasulullah Saw. hijrah ke Madinah, bangunan pertama yang didirikan disana adalah masjid yang kemudian dinamai masjid Nabawi. Begitu istimewanya masjid, hingga mendapat perhatian yang begitu besar oleh Rasulullah Saw.

Bagi warga Palestina masjid merupakan Intan yang harus di jaga dari rampasan zionis israel. Warga Palestina , termasuk anak-anak kecil didalamnya, mewakili umat Islam seluruh dunia bertahan untuk menjaga Al-Aqsa dari upaya perebutan paksa oleh bangsa Israel. Seperti itulah besarnya rasa cinta mereka terhadap masjid yang pernah menjadi kiblat umat islam selama 13 tahun tersebut. Lalu bagaimana umat Islam di Indonesia memaknai masjid?

Indonesia merupakan salah satu Negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Miris ketika banyak masjid di Indonesia, namun sedikit sekali jamaahnya. Masjid hanya ramai saat shalat juma’t, ramadhan dan pada watu-waktu tertentu saja. Tidak jarang ditemui seorang marbot masjid yang berperan sebagai muadzin, imam, dan makmum sekaligus dalam satu waktu shalat. Beratkah langkah kakimu untuk sekedar penuhi seruan azan, kajian dan hal bermanfaat lainnya di masjid terdekat? Apakah harus menunggu negeri ini dijajah dulu baru mau bergerak memakmurkan masjid?

Allah subhaanahu wa ta’ala berfirman
“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari akhir, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. At Taubah: 18)

Di antara ibadah yang sangat agung kepada Allah ta’ala adalah memakmurkan masjid Allah, yaitu dengan cara mengisinya dengan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bentuk memakmurkan masjid bisa pemakmuran secara lahir maupun batin. Secara batin, yaitu memakmurkan masjid dengan sholat jama’ah, tilawah Al quran, dzikir yang syar’i, belajar dan mengajarkan ilmu agama, kajian-kajian ilmu dan berbagai ibadah yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Sedangkan pemakmuran masjid secara lahiriah, adalah menjaga fisik dan bangunan masjid, sehingga terhindar dari kotoran dan gangguan lainnya. Sebagaimana diceritakan oleh Aisyahradhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memerintahkan manusia untuk mendirikan bangunan masjid di perkampungan, kemudian memerintahkan untuk dibersihkan dan diberi wangi-wangian. (Shohih Ibnu Hibban, Syuaib Al Arnauth mengatakan sanad hadits tersebut shahih sesuai syarat Bukhari)

“Ada 7 golongan orang yang akan dinaungi Allah yang pada hari itu tidak ada naungan kecuali dari Allah; salah satunya ialah seseorang yg hatinya selalu terpaut dengan masjid ketika ia keluar hingga kembali kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Inilah keutamaan orang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid. Jika kita sudah cinta dengan masjid, maka kerinduan akan melakukan aktivitas bermanfaat di masjid pun akan muncul dengan sendirinya. Yuk bangun rasa cinta itu sedari sekarang.

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration