Sentra Kegiatan Islam (SKI) Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta gelar seminar nasional bertajuk Metamorphosa 7, Minggu (22/5/2016). Bertempat di Auditorium UNS, Metamorphosa 7 yang juga merupakan rangkaian Sebelas Maret Islamic Festival (SIFT) 1437 H ini menghadirkan tiga pembicara dengan pembahasan bertemakan ”I’m a Challenger! From Baby Steps to Giant Strides Developing Unlimited Potency of Muslim”. Ketiga pembicara tersebut adalah Lektor Kepala Fakultas Psikologi UGM Bagus Riyono, Da’i Muda Pilihan ANTV Nizam Zulfikar, dan founder Volunteer Doctor dr. Dani Ferdian.

Acara yang dibuka secara langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FK UNS Paramasari Dirgahayu ini dibagi dalam tiga sesi penyampaian materi. Bagus Riyono pada sesi pertama menyampaikan materi tentang jati diri pemuda Islam. Menurut Bagus terdapat lima hal yang menjadi permasalahan dalam jati diri pemuda Islam. Kelima hal tersebut yaitu krisis identitas, ketidakhadiran teladan, peer pressure, konformitas, danlost identity.

SKI FK UNS gelar Seminar Nasional Metamorphosa 7 di Auditorium UNS, Minggu (22/5/2016).

SKI FK UNS gelar Seminar Nasional Metamorphosa 7 di Auditorium UNS, Minggu (22/5/2016).

Berbagai permasalahan tersebut, lanjut Bagus, disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya rasa bangga terhadap dosa-dosa, rancunya pola pikir, tidak percaya diri, dan inferiority complex.  “Kalau ada yang beranggapan bahwa yang benar adalah yang mayoritas, itu penyakit,” terang Dosen Fakultas Psikologi UGM ini. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan selalu berpegang teguh pada tali agama Allah swt.

Setelah memahami tentang konsep jati diri pemuda Islam, pada sesi kedua Metamorphosa 7, Nizam menerangkan tentang cara untuk meraih kembali kejayaan Islam. Menurut Nizam, ada dua poin penting yang dapat dilakukan untuk mengubahnya. Yaitu niat yang lurus dan usaha yang besar. Niat merupakan sesuatu hal mendasar yang menjadi fondasi amal yang kita lakukan. Seperti yang disampaikan Nizam, apapun usaha yang kita lakukan semuanya bergantung pada niat. “Niatkan semua karena mengharap rida Allah SWT agar kita tidak mudah kecewa dan galau terus,” ujar Nizam yang juga merupakan alumnus Fisipol UGM.

Pada kesempatan tersebut, dr. Dani Ferdian juga menjelaskan tahapan yang dapat membuat kita bermetamorfosis kearah yang lebih baik. Tahapan yang dapat dilakukan yaitu afiliasi, partisipasi, dan kontribusi. Pada tahap afiliasi ini, jelas Dani, adalah tahapan di mana kita seharusnya sudah selesai dengan diri sendiri. Sehingga yang dipikirkan bukan lagi dirinya, tapi orang lain. Sedang pada tahap partisipasi dan kontribusi ini kita sudah benar-benar terjun ke masyarakat. Selain itu, Dani juga mengajak kepada peserta Metamorphosa 7 untuk terus berbagi. “Manusia memang hidup dari apa-apa yang dia miliki, namun ia bahagia hanya dari apa-apa yang dia berikan,” terang dokter muda Universitas Padjajaran ini.[] (afifah.red.uns.ac.id)

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration