Jumat, 6 November 2015| R. Seminar NHIC

Pemuda merupakan agen perubahan baik dalam urusan dunia akhirat. Pemuda memiliki empat kriteria sebagai agen perubahan yaitu sebagai berikut:

  1. Yang disebut sebagai pemuda adalah dia orang yang memiliki keyakinan yang lurus, maksut dari pernyataan tersebut yaitu dia sebagai pemuda harus memiliki keyakinan atau iman yang kuat dala menjalankan visi maupun misi hidup yang telah dirancang sebelumnya.
  2. Dia yang memiliki tekad yang mendalam
  3. Dia yang memiliki semangat yang membara
  4. Serta dia yang memiliki amalan atau karya

Di atas merupakan kriteria seorang yang dikatakan sebagai seorang pemuda yang sesunggunya. Sebagaimana yang telah di sebutkan dalam Al Quran “ Sesugguhnya Allah menciptakan sesuatu tidak ada yang sia-sia”, dari kalam tersebut jelas bahwa Allah menciptakan umatnya tidak ada yang sia-sia,semua memiliki maksud dan tujuan. Tujuan yang mendasar kita sebagai pemuda harusnya memiliki pemikiran dan pertanyaan, Apa yang sesungguhnya Tuhan inginkan dari kita?, Apa-apa saja yang Tuhan perbuat?serta Apa yang membuat kita jauh dari agama?. Dalam surat Az Dzariyat disebutkan bahwa “ Wahai manusia sembahlah Tuhanmu yang menciptakanmu, sehingga kamu termasuk orang-orang yang bertaqwa” yang di sebut sebagai orang yang bertaqwa adalah adalah dia yang menjalankan segala aktvitas demimraih ridho Illahi. Apa yang diinginkan Allah dari manusia? Sesungguhnya yang diingikan Allah dari Manusia tak lain adalah agar manusia memuliakan dirinya sendiri.

Kemudian tugas daripada manusia itu sendiriadalah memuliakan diri sendiri sebelum Ia mampu menjadi seorang agen perubahan.dalam surat An Nahl potensi manusia yang dimilikinya sejak dilahirkan adalah Allah telah memberi potensi Sama’, Basar dan Al afidhah, dari ketiga potensi tersebut sudahkah kita pergunakan dengan baik?. Apabila ketiga potensi tersebut dapat digunakan dengan syariat maka akan mampu menjadi pemuda yang berprestasi, mampu menjadi pemuda yang beilmu, da mampu membawa negeri ini ke perubahan. Bagaimana cara mengetahui dan mengembangkan potensi diri kita sebelum kita mengetahui potensi kita?, jawabnnya “ Barang siapa yang mengenal dirinya maka dia termasuk orang yang berakal” Ada tiga tipe orang yaitu pertama adalah dia tipe orang yang suka bergerak, sebagai penggerakdan mamanage orang lain, kedua adalah dia tipe orang yang pemikir, sebagai contoh adalah Bung Hatta,beliau adalah pemikir untuk Negara Indonesia, ketiga adalah dia yang sebagai pengikut, jadidia selalu mengikuti perintah. Bagaimana kita menemukan potensi yang ada dalam diri sebelum kita mengetauinya?,salahsatu cara yang efektif untuk mengetahui potensi kita yaitu dengan bertanya dengan orang lain yang dekat dengan kita.

~Tim Warta JN UKMI UNS

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration