Surakarta – JN UKMI UNS dan Nurul Huda Islamic Center mengadakan agenda kajian rutin Nurulhuda (Kantin NH), Rabu (30/09). Kajian umum tersebut melanjutkan bahasan mengenai sirah, yang dibawakan oleh Ustadz Abdul Hakim, S.H.I. di aula utama masjid Nurulhuda UNS yang berlangsung mulai dari pukul 07:00 WIB.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Hakim melakukan bahasan mengenai sirah Nabi Ibrahim as dan mengerucutkan tema sirah mengenai keistimewaan Nabi Ibrahim as. Nabi Ibrahim memiliki 5 keistimewaan utama, yaitu: merupakan satu dari dua orang nabi dan rasul (bersama dengan Nabi Muhammad saw) yang diceritakan sebagai uswatun hasanah di dalam Alquran, merupakan satu dari dua nabi dan rasul (bersama dengan Nabi Muhammad saw) yang mendapat tingkatan kasih sayang Allah tertinggi, kholilullah atau kholilurahman, yang merupakan kecintaan Allah yang paling tinggi kepada makhlukNya, satu dari sekian nabi yang namanya disebut di dalam doa ketika salat, banyak memiliki keturunan yang menjadi nabi dan rasul, dan namanya diabadikan Allah Azza wa Jalla sebagai nama surah dalam Alquran.

Dalam kajian, Ustadz Hakim turut menjelaskan mengapa Nabi Ibrahim bisa begitu mudah dalam meraih prestasi demikian, disamping beliau memiliki istri yang shalihah, membangun Ka’bah, dan kesabaran menghadapi ujian yang luar biasa. Apa kuncinya? Ternyata terletak pada ikhtiar dan kesabaran Nabi Ibrahim dari 8 ujian besar dari Allah Azza wa Jalla. 8 ujian itu adalah: dilahirkan di keluarga yang bukan shalih, dipaksa menyembah berhala, namun bisa tetap mempertahankan keyakinannya terhadap keesaan Allah, diisolir oleh kaumnya sendiri, dakwahnya dianggap main-main, mendapatkan kezhaliman dari penguasa setempat dengan dibakar hidup-hidup, harus menunggu 120 tahun untuk bisa memiliki anak (Nabi Ismail, kemudian Nabi Ishaq), diperintahkan untuk meninggalkan Hajar dan Ismail di tengah padang pasir demi tugas beliau ke Palestina, dan setelah 12 tahun bertemu kembali dengan Hajar dan Ismail, Allah memerintahkan beliau untuk kemudian menyembelih Ismail.

Dalam menguji makhlukNya, Allah selalu memiliki kadar uji yang sesuai dengan masing-masing makhluk. Terkadang, Allah menguji kita melalui seseorang/sesuatu yang sangat kita cintai. Allah juga terkadang menguji dengan dengan sesuatu yang sedang gigih kita perjuangkan. Namun bagaimana Nabi Ibrahim mampu melewati ujian dalam hidupnya dengan begitu berhasil hingga menuai pujian dari Allah Azza wa Jalla?

Kunci dasar keberhasilan itu adalah terletak pada ikhtiar dan perasaan dekat kepada Allah.

 

Tim Warta JN UKMI

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration