IMG_0182

Semarang– pada tanggal 24 Mei kemarin aktivis dakwah kampus yang tergabung dalam Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus Indonesia dari berbagai penjuru nusantara turun ke jalan kawasan Simpang Lima Semarang untuk menyuarakan kepedulian mereka terhadap apa yang menimpa etnis Rohingya. Seperti kita tahu di Myanmar telah terjadi konflik kemanusia yang tak kunjung usai. Upaya genosida terhadap etnis muslim Rohingya telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Hal ini menyebabkan ribuan etnis Rohingya ini berdiaspora ke berbagai negara. Salah satunya Indoensia. Tertangggal 11 Mei kemarin tercatat 582 pengungsi etnis Rohingya terdampar di Aceh Utara dari sekitar 8000 orang yang terapung-apung di lautan. Angka ini masih kalah jika dibandingkan keseluruhan muslim Rohingya yang melarikan diri selama 3 tahun akibat konflik kemanusiaan di Myanmar yang berjumlah sekitar 140.000 jiwa. Tercatat pada Februari 2015 ada pengungsi Rohingya sebanyak 738 di Indonesia.

Aksi yang dihadiri ratusan aktivis dakwah kampus dari berbagai daerah di Indonesia ini cukup menarik simpati warga kota Semarang yang sedang beraktivits di car free day. Akti yang dipertontonkan adalah aksi kreatif berupa teatrikal dan freezemob serta ada orasi dengan tiga bahasa. Dalam rangkaian orasi tersebut dibacakan pula pernyataan sikap FSLDK Indonesia yang terdiri dari 6 poin sebagai berikut:

  1. Menyeru bangsa Indonesia untuk mengutuk upaya genosida yang terjadi di Myanmar
  2. Hentikan kejahatan kemanusiaan yang terjadi di berbagai belahan dunia salah satunya yang terjadi di Myanmar.
  3. Mendorong pemerintah Indonesia untuk mengembalikan nilai-nilai negara ASEAN yang menjunjung tinggi HAM dan keadilan.
  4. Mendorong pemerintah Indonesia untuk memberi peringatan yang tegas terhadap pemerintah Myanmar.
  5. Menuntut keadilan hukum yang tidak memandang SARA.
  6. Mendorong pemerintah Indonesia untuk memberikan perlindungan dan suaka politik terhadap pengungsi Rohingya.

Pesan utama yang disampaikan pada aksi kali ini adalah “Diam adalah penghianatan” seperti yang dilontarkan oleh koordinator aksi Hanafi Ridwan di akhir orasinya. Aksi berjalan lancar dan diakhiri dengan penggalangan donasi untuk etnis Rohingya serta rakyat Palestina dengan nominal terkumpul sejumlah Rp 2.870.100,00. Disamping mengangkat kepedulian terhadap etnis Rohingya aksi ini juga menyuarakan tentang kemerdekaan Palestina.
(Tim Warta JN UKMI) 

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration