Kerja Tenteram dan MenawanKabar membahagiakan datang dari jajaran Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), khususnya bagi Polisi Wanita (Polwan) yang selama ini giat memperjuangkan agar diperbolehkan memakai jilbab ketika bekerja. Keputusan Kapolri Nomor 245/III/2015 tertanggal 25 Maret 2015 menggantikan secara resmi keputusan tentang perubahan atas sebagian Surat Keputusan Kapolri Nopol SKEP/702/X/2005 tanggal 30 September 2006 tentang sebutan penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri. Hikmahnya, polwan Muslimah sekarang sudah diperbolehkan mengenakan jilbab saat sedang bertugas di lapangan.

Sebelum kebijakan ini dikeluarkan secara resmi oleh Kapolri, telah muncul berbagai suara yang mendesak Kapolri untuk mengeluarkan izin bagi polwan untuk diperbolehkan memakai jilbab sebagai salah satu bentuk ketaatan diri sebagai umat Islam. Surat terbuka pernah dilayangkan pada tahun 2013 kepada Kapolri Jenderal Suratman yang isinya meminta pada Kapolri agar bisa segera menepati janjinya yang memperbolehkan polwan berjilbab.

Dengan dikeluarkannya kebijakan ini Polwan Muslim bisa memenuhi kewajiban agama yang yang selama ini terkendala dengan aturan yang ada. Meski demikian, masih ada peraturan yang mengikat bagi polwan terkait seragam saat bertugas. Selain itu, kebijakan ini berdampak pada polwan di Aceh yang terlebih dulu mengenakan jilbab dalam tugasnya. Jika sebelumnya mereka memakai rok panjang, dengan dikeluarkannya aturan ini, maka mereka memakai celanan panjang sesuai dengan yang tertulis dalam aturan.

Sebagai negara dengan mayoritas penduduknya adalah Muslim yang mengakui adanya jaminan dalam memeluk agama, termasuk di dalamnya melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinannya, kebijakan yang diambil oleh Kapolri dinilai tepat karena hal tersebut telah mengakomodir keinginan berbagai pihak agar polwan pun memiliki hak yang sama untuk mengenakan jilbab ketika bertugas.

Menutup aurat bagi Muslimah adalah kewajiban, sekaligus hak, karena hal tersebut terkait dengan fitrah perempuan yang ingin dilindungi, termasuk dalam pakaiannya. Respon positif pun muncul dari berbagai pihak atas keputusan ini. Semoga sosialisasi yang saat ini tengah dilaksanakan, mampu segera direalisasikan dan akan kita jumpai di lapangan para polisi Muslimah yang tetap menjalankan tugasnya mengamankan negara tanpa melupakan syariat agama.

(Tim Warta JN UKMI)

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration