label-radio

Sebagaimana kita ketahui, kita semua akan dikumpulkan di padang Mahsyar, sebuah moment yang mencekam dan menakutkan dihadapan Yang Maha Benar Allah Swt. Kemurkaan-Nya pada hari itu amat dahsyat, belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak akan terjadi sesudahnya. Pada saat itulah para Rosul berdoa “Wahai Rabbku, selamatkanlah(ummatku) !”

Pada hari itu orang-orang yang beriman berangan-angan untuk masuk surga tanpa dihisab, karena sebagaimana diinformasikan oleh Rosul Saw :

Barangsiapa yang melewati proses hisab (mulai dari perkara-perkara yang besar sampai kepada yang ringan), maka ia akan diadzab”.(Muttafaq ‘alaih)

Allah Swt juga telah berfirman dalam kitab-Nya :

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”(Al Hasyr: 18)

 1. Karakteristik orang-orang yang beriman

Sampai sejauh manakah komitmen anda terhapad sifat orang-orang mukmin yang beruntung ?

Sebagaimana difirmankan oleh Allah mengenai sifat-sifat orang mukmin.

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada terceIa. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi syurga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.”(Al Mukminun :1-11)

 2. Berdzikir

Apakah lidahmu senantiasa basah dengan dzikrulloh di waktu pagi dan petang, disaat menetap atau bepergian, disaat senang atau susah dan dalam semua kondisimu?

Rosululloh Saw telah mengarahkan kita dengan sabda beliau :

Hendaklah lidahmu senantiasa basah dengan dzikrulloh.”(HR.Tirmidzi)

Dan dalam sebuah hadits qudsi dinyatakan :

“Aku sebagaimana persnagkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku bersamanya jika ia mengingat-Ku. Jika ia menyebut-Ku dalam dirina, Aku akan menyebutnya dalam diri-Ku. Jika ia menyebut-Ku di hadapan para pembesar maka Aku akan menyebutnya di hadapan para pembesar yang lebih baik dari mereka.” (Muttafaq ‘alaih)

Dalam sebuah hadits lain juga disebutkan :

Telah menang orang-orang ‘Mufarridun’.Mereka bertanya: Siapakah Mufarridun itu hai Rosululloh?” Beliau menjawab:”Orang-orang laki-laki dan wanita yang banyak mengingat Allah.”(HR. Muslim dan Tirmidzi)

 3. Menjaga lidah

Sudahkah anda mengekang lidah andi dari berdusta, menuduh, menggunjing, mengadu domba dan berprasangka buruk terhadap kaum muslimin? Karena semua itu adalah penyakit-penyakit berbahaya yang melanda masyarakat kita, maka jika anda telah digelincirkan oleh setan. Allah Swt berfirman :

 “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”(Al Hujurat : 12)

 4. Mengubah kemungkaran

Bagaimana upaya anda dalam mengubah suatu kemungkaran? Apakah dengan tangan, dengan lisan, atau dengan hati ande, karena ketahuilah bahwa (yang terakhir) ini merupakan derajat iman yang terendah. Ingatlah selalu akan konsep nabawi dalam hal ini :

Barangsiapa diantara kalian melihat kemungkaran, maka hendaklah ia merubah dengan tangannya, dan jika ia tidak mampu maka dengan lidahnya, dan jika masih juga tidak mampu maka dengan hatinya dan yang demikian itu adalah selemah-lemahnya iman.”(HR. Muslim)

5. Ingatlah kematian dan apa-apa yang akan terjadi sesudahnya

Adakah anda selalu mengingat “pemusnah segala bentuk kelezatan”(maut) dan fitnah kubur? Pernahkah anda membayangkan miment peniupan sangkakala yang pertama dan kedua, dibangkitkannya para penghuni kubur, suasana padang Mahsyar yang seram dan mencekam dan beterbangannya buku catatan amal manusia mencari pemilikna? Dan pernahkan anda membayangkan bagaimana anda melewati Shirath (jembatan yang membentang diatas Neraka menuju ke Surga) kemudian anda menangis karena tidak tahu apakah tempat kembali kita surge atau neraka? Sehingga kita termasuk golongan orang-orang yang difirmankan Allah :

“Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.”(An Nuur :37).

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration