“Dakwah bukanlah tentang aku atau kamu, melainkan tentang kita.”

Begitulah sekiranya tema yang diangkat dalam acara kedua Temu Aktivis Muslimah UNS (21/11). TAMU part 2 yang diselenggarakan di Ruang Seminar tersebut bertujuan sebagai kelanjutan dari TAMU part 1 yang telah digelar bulan lalu dan guna memupuk rasa ukhuwah dan sense of belonging antara Lembaga Dakwah Kampus dan Lembaga Dakwah Fakultas yang ada di UNS.

Lutfiatul Lathifah, seorang aktivis yang pernah beramanah menjadi Sekretaris Bidang Dakwah JN UKMI 2012 menjadi pembicara pada acara yang dimulai sejak pukul 11.30 hingga 13.00 tersebut. Karisma (SKI FKIP UNS) memandu acara TAMU part 2 yang dihadiri oleh 40 peserta itu. Para peserta yang hadir berasal dari SKI FKIP, BPPI FEB, SKI FSSR, FUSI FP, dan SKI FK, serta beberapa pengurus JN UKMI UNS.

“Dakwah itu  tidaklah berjalan sendiri-sendiri, tetapi berjama’ah. Dakwah itu sepatutnya bukan hanya sekedar menjalankan program kerja semata, melainkan menjalankan misi dakwah yang sesungguhnya.” Ungkap Ifah, nama panggilan sang pembicara.

“Agar dakwah tetap bersinergi, menasehati akan pentingnya menjaga komunikasi dan  rutin bermusyawarah (syuro’) menjadi salah satu langkah bersama agar tidak terjadi ketimpangan. Dan yang terpenting dalam dakwah bukan tentang LDK dan LDF, melainkan tentang dakwah.” Lanjutnya.

Seyogianya, berkomunikasi dan bermusyawarah memang sangatlah penting bagi semua organisasi (secara umum), dan bagi LDK (secara khusus). Mengintensifkan kegiatan komunikasi dan musyawarah akan menjadi pemicu berkurangnya prasangka-prasangka buruk (su’udzon) kepada teman-teman aktivis, yang kemudian akan bernilai positif pada dakwah itu sendiri. []

 

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration