TA FUSI

Masih dalam serangkaian acara Sebelas Maret Islamic Festival (SIFT) 1435 H, kali ini FUSI FP UNS menyedot massa dalam acara Tabligh Akbar (4/5).  Acara yang dilaksanakan di Aula Utama Masjid Nurul Huda UNS dihadiri oleh lebih dari 250 orang. Tidak hanya kaum intelektual seperti mahasiswa dan pelajar, ada juga orang dewasa dan anak-anak yang turut meramaikan acara tersebut. Tema yang diangkat pada kali itu adalah mengenai “Teladan Rasulullah sebagai Refleksi Bangsa”.

Pukul 08.30, Nurdin Hidayatullah selaku MC mulai membuka acara, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama dimulai dari Ketua Panitia Tabligh Akbar yaitu Handoko Eko. Selanjutnya adalah sambutan dari Ketua Umum FUSI FP, Syaikhudin, serta sambutan terakhir dari pembina FUSI FP UNS, Bp Rahayu. Pukul 08.45, Muhammad Iqbal selaku moderator menggantikan MC memimpin jalannya acara. Enam menit sebelum materi, digunakan untuk pemutaran video brainstorming yang sangat menarik perhatian para peserta.

Pembicara pertama adalah seorang Pembina GAMAIS ITB, yakni Ustadz Budi Suprayitno. Ia memberikan penjelasan tentang akhlaq-akhlaq Rasulullah SAW. Selanjutnya ia memaparkan tentang mirisnya pemuda zaman sekarang yang berbuat maksiat dengan begitu mudahnya. Tentang orang korupsi yang bermula dari kebiasaan mencontek saat masih sekolah, tentang umat islam yang hanya sekedar identitas dan tentang mirisnya kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang dengan nama yang islami. Ditengah pemaparan, Ustadz Budi mengajak para peserta untuk bersama-sama menyanyikan lagu nasyid yang bertema tentang Rasulullah. Untuk menghancukan orang kafir, tidak cukup hanya dengan doa. Maka dari itu, ustadz Budi menantang para mahasiswa untuk punya target kuliah S2 di luar negeri agar banyak ilmu yang bisa didapatkan dan tentunya sambil berdakwah juga. Dan materi darinya ditutup dengan pemaparan sifat wajib Rasulullah SAW yang meliputi : sidiq, amanah, tabligh, fathonah.

Pemaparan selanjutnya diisi oleh Ustadz Syatori Abdurrauf. Beliau berhasil menggelitik hati peserta dengan membandingkan kecintaan para sahabat dengan kecintaan umat islam zaman sekarang kepada Rasulullah. Beliau memaparkan berbagai peristiwa seperti peistiwa sahabat yang ingin menuntut keadilan pada rasulullah, tentang betapa hormatnya musuh Rasulullah kepada beliau. Ditengah pemaparan, beliau memutarkan video yang berisi kebingungan orang kafir saat diskusi menentukan julukan yang buruk untuk Rasulullah namun mereka tdak berhasil memutuskannya. Ustadz Syatori memaparkan tentang tiga jenis manusia yaitu manusia nafsu, manusia akal dan manusia hati sebagai penutup.

Setelah itudilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari ikhwan dan akhwat masing-masing satu. Acara ditutup dengan penyerahan Vendel untuk para pembicara. Dari FUSI, penyerahan vendel dilakukan oleh Bapak Rahayu, selaku pembina FUSI FP UNS. Setelah it moderator undur diri dan acara ditutup oleh Nurdin selaku MC setelah memberikan beberapa pengumuman. (FUSI FP UNS)

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration