36603_592614630778002_518743003_n

Acara perdana dari serangkaian acara International Hijab Solidarity Day telah dilaksanakan, yaitu Dauroh Mar’atus Sholihah (DMS) mulai dari tanggal 31 Agustus sampai dengan 1 September 2013 kemarin bertempat di Nurul Huda Islamic Center. Acara ini diadakan sebagai sarana pelatihan bagi muslimah-muslimah UNS untuk mengembangkan karakternya sebagai muslimah sejati. Oleh karena itu, panitia membuat serangkaian acara DMS yang berisikan materi, outbond dan kegiatan lainnya untuk membantu peserta mengenal dan mengembangkan karakternya sebagai seorang muslimah.

Acara dibuka oleh MC dengan ucapan basmallah dan tilawah Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua panitia dan pengenalan DMS dari panitia.

Pada acara yang diadakan oleh Forum Nisaa LDK UNS ini, peserta diberikan beberapa materi sebagai modal dasar pengetahuan mereka tentang karakter muslimah. Materi pertama disampaikan oleh ibu Lusi Ismayenti dengan judul “Konsep Diri Muslimah”. Mate ri ini berisi tentang pengenalan potensi dasar seorang muslimah serta bagaimana cara mengoptimalkan potensi-potensi tersebut. Materi kedua berjudul “Urgensi Lifeskill Basic Muslimah” yang disampaikan oleh ibu Rianna Wati. Beliau menyampaikan tentang berbagai jenis skill yang dapat dimiliki seorang muslimah dan karier apa saja yang dapat dikembangkan melalui skill tersebut. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa sikap (attitude) seorang muslimah-lah yang akan membuatnya meraih 100% kesuksesan. Sementara materi terakhir disampaikan oleh mba Septi yang berjudul “Menjadi Muslimah Teladan”. Beliau menyampaikan 10 karakter muslimah ideal, memberikan contoh tokoh-tokoh muslimah dalam sejarah serta bagaimana cara meneladani tokoh-tokoh muslimah luar biasa tersebut.

Pada acara ini juga diadakan diskusi tentang masalah-masalah muslimah saat ini dan cara pembinaan muslimah-muslimah tersebut. Hasil diskusi yang telah dibahas tiap kelompok dipaparkan oleh setiap perwakilannya untuk disampaikan kepada seluruh peserta dalam acara pane. Selain itu, tiap kelompok juga diminta untuk menunjukkan sebuah karya seni yang dapat mengasah kreatifitas dan keberanian mereka.

Pada hari kedua, peserta dibangunkan untuk qiyamul lail dan dilanjutkan dengan acara muhasabah untuk terus memperbaiki diri dan menyiapkan serta mengingatkan kembali betapa mulia namun beratnya jalan dakwah ini. Saat matahari telah menyambut, peserta diajak riyadhoh, dilanjutkan dengan outbond yang dipandu oleh ketua nisaa semua  LDK se-UNS. Acara ini dimaksudkan  untuk merilekskan otot dan saraf serta melatih kreatifitas, kerja sama dan sportifitas para peserta.

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration