Tim Bengawan Univesitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akan mengikuti kompetisi tingkat internasional Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2013, yang akan digelar di Sirkuit Sepang Malaysia pada awal Juli 2013 mendatang.

Tim Bengawan Sebelas Maret dengan Manajer Tim Bengawan Dewi Utami, berpartisipasi dalam Shell Eco Marathon Asia 2013 dengan mengirimkan 2 tim yaitu :
Tim Bengawan 1, mengikuti Prototype Gasoline dengan nama kendaraan Estungkara.
Ketua                    : Faris Aditya Putra
Driver                   : Arif Munandar, Rizky Danurachmanto
Bag. Teknis        : Gilang Pratama Putra, Zakaria, Ahmad Yusuf
Bag. Nonteknis : Erick Chandra Nugraha, Arnold Thamrin Halomoan

Tim Bengawan 2, mengikuti kategori Urban Gasoline dengan nama kendaraan Samudra.

Ketua                    : Tomy Arif Widodo
Driver                   : Ariyo Nurachman Satiya Permata, Welly Nopi Healtanto
Bag. Teknis        : Ibnu Khamdan Almasuun, Muhammad Khairul Bachtiar, Satriya Riskiyanto, Muhamad
Bag. Nonteknis : Royan Romadhon

“Kompetisi internasional tersebut adalah kompetisi merancang, mendesain, menciptakan kendaraan bermotor hemat bahan bakar yang ramah lingkungan. Pesertanya adalah berbagai universitas di dunia,” jelas manajer Tim Bengawan UNS, Dewi Utami kepada wartawan, di sela-sela pelepasan tim oleh Rektor UNS Prof Dr. Ravik Karsidi,MS, di Halaman Rektorat UNS, Solo, Jawa Tengah.

Tim Bengawan UNS adalah tim automotif yang terdiri dari mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik UNS. Kali ini Tim Bengawan UNS, menurut Dewi, memberangkatkan dua tim yaitu masing-masing mengikuti kategori Prototype Gasoline dengan nama kendaraan Estungkara dan kategori Urban Gasoline dengan nama kendaraan Samudera.

Untuk bisa ikut serta dalam SEM 2013 tersebut, menurut Dewi, peserta harus lolos seleksi penyisihan terlebih dahulu. Dari 300 tim yang ikut seleksi, hanya 150 tim yang lolos.
Dari Indonesia hanya ada 20 tim yg lolos seleksi. Ada 6 Perguruan Tinggi yang dapat mengirimkan 2 tim, yaitu UI, UGM, USU, UNS, ITB, dan ITS.

Untuk laga internasional tersebut UNS akan memberangkatkan 17 orang terdiri atas driver,teknisi dan dosen pembimbing. Adapun kendaraan bermotor atau mobil dikemas dan dikirimkan melalui kapal laut.

“Keunggulan mobil jenis Estungkara bisa menempuh jarak 90 kilometer dengan bahan bakar satu liter. Sedang Samudera, per liter dapat menempuh 100 kilometer,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Rektor UNS Ravik Karsidi mengatakan bahwa kedua jenis kendaraan bermotor tersebut merupakan hasil buatan mahasiswa. Untuk Estungkara, bodinya dibuat dari bahan alumunium ringan. Sedang Samudera dibuat dari bahan komposit.

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration