20 mei 1908 merupakan hari yang bersejarah untuk Indonesia, perjuangan untuk mencapai kemerdekaan dengan perlawanan secara non fisik di mulai. Pada waktu itu pemuda-pemuda terbaik bangsa Indonesia yang memiliki intelekualias yang tinggi seperti Dr Sutomo , Dr. Wahidin Sudirohusodo dan bebrapa pemuda lain yang notabenenya adalah mahasiswa STOVIA terpangil hatinya dan mereka semua sepakat untuk mendirikan sebuah organisasi yang mempunyai cita-cita untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia yang bernama Budi Utomo. Dengan lahirnya Budi Utomo yan kemudian menjadi pelopor untuk berdirinya berbagai macam organisasi seperti; Sarekat Dagang Islam, Indische Partij (IP) dan PNI yang menandai semangat kebangkitan bangsa Indonesia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.

Perubahan yang terjadi di setiap masa itu tidak lepas dari peran pemuda, kita pasti ingat seorang Muhammad Al Fatih panglima yang sangat gagah pada usia 21 telah memimpin umat islam yang berjumlah 250.000 pasukan dan berhasil menaklukan konstatinopel dari tangan tentara salib yang saat itu memiliki pertahanan terkuat di dunia, kita juga tidak akan pernah lupa tentang keberanian Ali bin Abi Thalib yang saat itu baru berumur 12 Tahun  menggantikan Rasul tidur di tempat tidur beliau ketika hendak dibunuh oleh kaum Quraisy. Di Indonesia kaum pemuda yang selalu mempelopori pembaharuan dan perbaikan pada bangsa ini, baik sebelum kemerdekaan, tumbangnya rezim orde lama dan baru  tidak lepas dari peran pemuda terutama mahasiswa muslim Indonesia yang saat itu sekitar 20.000 mahasiswa turun ke jalan untuk menuntut Reformasi .

Penduduk Indonesia merupakan pendudukan terbesar di dunia ke 4 setelah Cina, India, dan Amerika Serikat merupakan potensi yang luar biasa apabila di maksimalkan dan di kelola dengan baik, karena  ¾ dari seluruh penduduk Indonesia merupakan muslim. Ustad Yusuf Qordowi pernah berkata bahwa “ Kebangkitan umat Islam berasal dari Timur“ timur yang di maksudkan adalah Indonesia karena sudah jelas bahwa umat muslim terbesar di dunia ini berasal dari Indonesia dan apabila semua potensi itu dapat di satukan dan di maksimalkan tidak menutup kemungkinan bahwa Indonesia akan memimpin umat untuk mencapai kejayaan seperti yang zaman dahulu kala ketika wilayah kekuasaan islam mencapai ¾ dunia dan mampu menerangi dunia dengan rahmadNya.

Sebagai seorang mahasiswa muslim kita harus bisa berperan aktif dan berkontribusi dimanapun kita berada, waktu yang kita miliki jangan sampai di gunakan untuk kegiatan yang kurang bermanfaat. Fenomena yang terjadi sekarang adalah banyak mahasiswa yang terbawa dan tenggelam dalam hedonisme dunia seperti, main game, nongkrong, malas-malasan, maupun pacaran yang menjurus kepada perbuatan zina naudhubilah. kita pasti ingat dengan sebuah nasehat ”Gunakan masa mudamu sebelum datang masa tuamu” ini merupakan sebuah tadzkiroh bagi kita semua agar kita bisa belajar dan memanfaatkan masa muda dengan sebaik-baiknya. masa muda haruslah di isi dengan kegiatan yang positif, apalagi seorang mahasiswa muslim harus mau untuk lebih mengenal problematika umat ini dan juga ikut berkontribusi dalam upaya perbaikan bangsa dan umat ini. Hilangnya jati diri pemuda dan budaya meniru sampai-sampai modernisasi yang diartikan sebagai westernisasi sehingga apa yang ada dan datang dari barat adalah tren. Dengan problematika yang terjadi begitu kompleks maka menjadi tantangan bagi pemuda muslim untuk mewujudkan peradaban yang mulia

Seperti yang pernah disabdahkan nabi dalam sebuah hadits yang artinya

: “Pemudah adalah tulang punggung sebuah negara, jika mereka baik, maka akan baiklah negara tersebut, tetapi apabila mereka jahat maka akan hancurlah Negara

 “sesungguhnya di tangan pemudalah urusan umat dan pada derap langkah merekalah terdapat kehidupan umat”

.(kedua hadist ini lemah karena tidak jelas perawinya)

Lihatlah saudaraku bangsa kita sedang sakit, umat islam terbagi menjadi beberapa golongan, sementra kaum imperialis semakin menancapkan kukunya dan menguasai aset- aset penting bangsa ini seperti minak, gas, tambang, bahkan Negara Agraris seperti Indonesia harus mengimpor beras dari luar negeri. Wahai kawanku, sudah bukan saatnya kita hanya memikirkan diri sendiri, intgatlah wahai saudaraku bahwa islam ini syamil Mutakamill, bukan hanya mengatur masalah ibadah saja tapi juga mengatur segala macam aktifitas di dunia ini. Indonesia butuh Muslim Negarawan yag siap mengabdi pada ibu pertiwi, yang siap berkorban  untuk negeri dimanapun dan kapanpun saat dibutuhkan .

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain  (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Dishahihkan Al Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah)

Mahasiswa sebagai seseorang yang memiliki kapasitas intelektual yang di akui oleh masyarakat sudah di nantikan kontribusi dan sumbangsihnya pada bangsa dan umat ini. Pada saatnya kitalah nantinya yang akan memimpin bangsa ini, kitalah yang akan menggantikan generasi tua yang sekarang  memimpin negeri ini. Momentum hari kebangkitan nasional yang ke 105 ini jangan sampai kita lewatkan tanpa adanya perbaikan dan peningkatan kualitas baik secara Ruhiyah maupun kapasitas pada diri kita sehingga ketika ibu pertiwi Indonesia membutuhkan kita, kita siap memenuhi penggilan itu dan tetap berkontribusi dimanapun kita berada di lingkungan sekitar kita dengan sebaik mungkin dan dengan cara yang baik, semoga  allah meridhoi apa yang akan kita kerjakan dan surga sebagai balasan atas apa yang kita lakukan. Amin

Tetap kontributif dan menebar kebermanfatan dimanapun kita berada

HIDUP MAHASISWA !!!

Allahu Akbar !!!

                                                                                                                        Arif Fauzi Kurniawan

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration