Menjadi seorang yang ideal tentu tak luput dari sesosok yang paling ideal di dunia ini, siapa lagi kalau bukan Rasul kita Muhammad SAW? sosok yang pas banget untuk kita jadikan pacuan.

Tapi kan Rasul itu laki-laki? Sedangkan kita perempuan…?

Tenaang…Kita selaku seorang muslimah bisa kok dengan melihat istri-istri beliau, putri-putri nya, atau pun shahabiyah lainnya yang bisa kita jadikan refleksi diri.

Untuk menjadi muslimah ideal hendaknya kita menentukan siapa tipe ideal kita untuk kita jadikan contoh, yang kira-kira bisa sesuai dengan karakter kita, dan diusahakan yang sudah meninggal, kenapa yang sudah meninggal? Karena ketika orang itu masih hidup, bisa saja kan suatu saat kita kecewa karena ternyata orang yang kita jadikan contoh tidak sesuai dengan yang kita inginkan atau pun melakukan kesalahan-kesalahan. Selain itu juga karena memang orang yang sudah meninggal tidak boleh dibicarakan aibnya.

Jika kita melihat kondisi negara kita saat ini, mungkin kebanyakan kita hanya bisa berkomentar ria tanpa harus berpikir bagaimana cara agar masalah yang banyak itu dapat teratasi, so ketika kita ingin menjadi muslimah yang ideal tentu bukan lah begitu sikap kita, kita harus peka dengan keadaan disekitar kita dan kreatif untuk mencari solusi-solusi untuk mengatasinya, yang jelas jangan Cuma bisa Ngeluh!!

Selain itu sebagai seorang muslimah kita juga diwajibkan untuk menutup aurat dengan cara menghijabi dengan hijab yang syar’i, supaya tubuh kita terjaga dari pandangan mata yang seharusnya tidak memandang(baca: bukan mahram). Dalam Al-Qur’an sendiri juga sudah termaktub yakni dalam surat An-Nur:31 Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kehormatannya; janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) tampak padanya. Wajib atas mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya. (QS an-Nur [24]: 31).

Hal tersebut dapat kita simpulkan bahwa untuk menjadi muslimah yang ideal hendaknya kita memiliki 3 hal, yaitu:

1. Healthy Inside

Healthy inside disini terbagi menjadi dua yaitu sehat jasmani maupun rohani, jadi selain tubuh kita yang sehat, jiwa kita pun juga sehat dan tidak gersang kering kerontang. Karena akal yang sehat hanya pada tubuh yang sehat.

2. Fresh Outside

Fresh outside dapat dinilai baik dari penampilan fisik maupun dari perilaku atau kebiasaan kita. Ada sebagian dari kita yang kadang berpenampilan ala kadarnya atau justru kucel bin kumel dan tidak memperhatikan penampilan dengan berpikir bahwa yang terpenting adalah inner beauty nya. Padahal bagaimana pun juga orang lain itu tetap melihat penampilan kita dulu yang pertama. Kalau sudah cantik penampilannya sekarang tinggal akhlaknya ni yang di perbagus, masa’ ya iya seorang muslimah nyontek waktu ujian, seorang muslimah titip absen ke teman, kan nggak banget tu…

3. Brightly Mindset

Brightly mindset alias cerdas, kita menjadi muslimah juga dituntut untuk menjadi cerdas dan juga memiliki kemampuan intelligent sehingga kita bisa teliti dalam melihat masalah.

#Kamus edisi~Kamis, 21 Maret 2013

Disampaikan oleh mb Asri Istiqomah dan dirangkum oleh Ainun Ni’mah

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration