Oleh :  Mohammad Rizqon ( Kepala Departemen Tindak Isu JN UKMI UNS 2013 )

Semburat kemerahan naik kelangit kota ini, Solo. Fenomena mual akibat nervous terjadi. Pagi yang dingin dan mendebarkan. Aku begitu mengingat semua detil kejadian itu.

Desk registrasi yang ramai. Mahasiswa-mahasiswa senior beralmamater biru UNS, membawa papan namabertuliskan jurusan-jurusan, mengarahkan kami para calon mahasiswa baru yang masih tampak lucu dan kebingungan. Mahasiswa-mahasiswa senior itu, menyebarmondar mandir.

Wajah-wajah ramah yang dibuat-buat, yang tetap kuprasangkai bahwa mereka sudah berusaha maksimal tersenyum untuk hari yang bakal melelahkan itu.

Mataku ke sana kemari penuh selidik. Mencari sesuatu. Mencari sosok-sosok itu. Sosok-sosok yang kuidam-idamkan untuk kutemui semenjak aku SMP. Lalu terputus ketika aku harus berada di SMA yang tak memilliki sosok-sosok itu lantaran semi militer.

Ke sana, tak ada. Menatapke belakang, belum juga kutemui. Aku terus berjalan saja, usai menyelesaikan urusan registrasi ini. Tengok ke kiri dan ke kanan. Tak ada juga.

Hingga akhirnya, sosok itu hadir dengan penampilan pakem yang terukir jelas di kepalaku sedari SMP.Bercelana kain, tidak isbal, jenggot hitam mempesona, atasan kemeja atau hemrapi yang jauh dari kesan mewah maupun trendy, namun wangi, senyum yang murahnamun tidak murahan, bersahaja, sejuk.

Aku suka. Aku selalu tenang bertemu sosok-sosok berpenampilan seperti itu. Ya, mereka adalahaktivis-aktivis LDK. Sosok-sosok yang selalu kuidamkan bisa membersamaiku seperti saat mentoring di SMP. Bahkan kalau boleh, aku ingin sekali bergabung,dan menjadi salah satu sosok-sosok tersebut.

Lamunanku terhenti. Menyadari, sosok itu berada di depanku. Saat itu, judul momennya adalah “Aku dan LDK”. Ya, aku sedang bersama seorang aktivis LDK, iadi depanku, senyumnya menenangkan, menyodorkan sebuah “surat wasiat” ajaib yangsampai aku pulang ke kost pun, kubaca perlahan dan teliti. Seperti sebuah suratcinta. Kau tahu itu surat apa?

Kertas itu berisi sebuah salam manis perkenalan, untuk mahasiswa baru. Sebuah Lembaga Dakwah Kampus se-UNS, seolah sedang memperkenalkan diri secara khususkepadaku melalui sebuah surat cinta itu. Khusus kepadaku seorang. Ya Allah. Betapa aku rindu berada di barisan orang-orang itu.

Hari terus berganti. Orientasi mahasiswa baru berjalan. Mataku selalu awas menyelidik. Adakah sosok-sosok itu, ikut menjadi panitia orientasi mahasiswa baru? Entahlah, aku tak peduli. Hingga akhirnya, hari mendebarkan itu tiba. Kami separuh mahasiswa baru UNS, memenuhi Gedung Student Center. Duduk manis sesuai jurusan. Sebuah pertunjukan luar biasa. Di panggung itu, kumpulan sosok-sosokitu berorasi lantang mengharukan, kerinduan, semuanya bersimbah mengguyurhatiku.

Ah perasaan macam apa ini. Usai pertunjukan itu, kami semua berkeliling melihat stand-stand lembaga dan UKM. Kau pasti tahu, Stand LDK se UNS itulah yang kutuju. Bersalaman, senyum mesra, bercakap-cakap. Aku tahu sosok-sosok itu samasekali belum mengenalku. Begitupun aku. Namun rasanya, kami seperti Muhajirin dan Anshor, tak pernah bertemu, namun seakan cintanya menggurita sejak lama.

Ah, aku tahu sikapku tak sempurna. Namun aku bahagia, sejak beberapa bulan pasca itu, aku turut dalam barisan yang kurindui itu. Bukan karena aku sebaik mereka, namun aku ingin belajar dari mereka. Berbeda sekali kehidupanku di perkuliahan, antara sebelum dan sesudah bersama sosok-sosok itu. Sebelum itu aku seperti berada dalam dunia hitam putih, layaknya layar televisi teknologi awal. Namun, semenjak aku bersama sosok-sosok itu, hidupku menjadi kian berwarna. Warna-warna cinta. Warna-warna, gurat-gurat, semua gerak serentak bentuk pengabdian pada Allah Ta’ala.

Sekarang, LDK bukan lagi menjadi “mereka”. Namun ia kini menjadi Kami. Ya, kami, aktivis LDK, saling mereguk kebaikan yang ada satu sama lainnya. Ya Robbi, ridhoilah perjuangan kami, tuk gapai cintaMu, dengan perbaiki diri dan ummat. Ya Robbi, jagalah ukhuwah ini, pertemukanlah kami di surga abadi.

Solo, 22 April 2013

thời trang trẻ emWordpress Themes Total Freetư vấn xây nhàthời trang trẻ emshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữHouse Design Blog - Interior Design and Architecture Inspiration